Kamis, 26 Juni 2014

Sampah : Surat Terbuka Kepada Pemimpin

Surat terbuka buat kepala daerah dan direktur Perusahaan, pemerhati sosial dan lingkungan......

Kepada Yth.,
Pemerhati Komunitas Sosial

Di Tempat

Perihal : Sampah dan Jaminan Kesehatan dan Sosial Masyarakat Kelas Bawah/ Community

Dengan hormat,

Bila kita mendengar kata sampah maka yang terbayang oleh kita adalah kotor, bau, jorok, sumber penyakit, lalat, becek dan banjir, perkotaan, jakar**, bandu**, beka**, suraba**, dll.

Bila kita kasuk ke perkampungan kumuh maka kita akan temukan masalah antara lain kemiskinan, pengangguran, keterbelakangan pendidikan, gizi buruk, sanitasi buruk, tidak punya jaminan kesehatan apalagi jaminan kecelakaan, jaminan kematian dan tunjangan hari tua.

Beberapa pertanyaan ttg masyarakat sekitar kita:

1. Apakah sampah masih menumpuk dan merupakan masalah bersama?

2. Berapa banyak warga yang tidak punya kemampuan ubtuk memiliki jaminan sosial?

3. Apakah warga sekitar anda jika sakit bayar sendiri biaya berobatnya?

4. Apakah warga sekitar anda kalau rawat inap biayanya tanggung sendiri atau malah tidak sanggup ke rumah sakit karena tidak punya biaya?

5. Apakah warga sekitar anda kalau kecelakaan dapat santunan kecelakaan min selama tidak dapat bekerja?

6. Jika anda pergi dinas satu bulan, tentunya anda meninggalkan biaya hidup untuk keluarga min utk satu bulan juga, Apakah warga sekitar anda kalau meninggal dunia berapa banyak biaya hidup yang diwariskan?

7. Apakah warga sekitar anda kalau yang bukan PNS dan bukan karyawan dapat pensiun?

8. Apakah warga sekitar anda kalau yang bukan PNS dan bukan karyawan dapat THT?

9. Apakah warga sekitar anda yang bukan PNS dan bukan karyawan dapat fasilitas bantuan uang muka KPR?

10. Apakah warga sekitar anda mendapatkan bantuan uang duka ketika musibah kematian menimpa kepala keluarga?

Berangkat dari dua kondisi tersebut kami ingin memberikan solusi mengawinkan masalah sampah dengan masalah jaminan sosial, dimana semua masyarakat khususnya masyarakat kelas bawah (seperti petani, nelayan, pedagang, pedagang asongan, penjual jamu, tukang becak, tukang ojek, pembantu rumah tangga, ibu-ibu rumah tangga, buruh kasar, buruh pelabuhan, sopir, pengangguran, dll.) akan mendapatkan Jaminan Kesehatan (rawat jalan dan rawat inap) seumur hidup, Jaminan Kecelakaan, Jaminan Kematian dan Tunjangan Hari Tua (pensiunan) layaknya PNS.

Berdasarkan pengalaman kami di beberapa desa percontohan bahwa rata-rata tabungan sampah oleh nasabah kami mencapai Rp. 72.000/ bulan. Tabungan Rp. 72.000 /bulan ini akan didistribusikan untuk premi jaminan kesehatan dan sosial sbb:

Rp. 25.500 jaminan kesehatan
Rp. 10.000 jaminan kecelakaan
Rp.   3.600 jaminan kematian
Rp. 20.000 (min) jaminan hari tua

Program ini sengaja kami tawarkan kepada Bp. Gubernur/ Bupati/ Wako/ Camat/ Lurah/ Kaded/ Direktur korporasi dengan harapan bisa melakukan pendekatan Top Down melalui eksekutif di Pemda Kota dan Kabupaten atau perusahaan. Kami sudah mencoba melakukan pendekatan melalui kecamatan dan desa akan tetapi kecepatan tumbuhnya sangat pelan.

Dengan sinergi ini diharapkan perlindungan sosial bagi masyarakat yang lebih luas dapat dilakukan lebih aktif tidak terbatas pekerja formal sebagaimana diatur oleh regulasi. Besar harapan kami bahwa kita bisa diskusikan hal lebih rinci di kantor Bapak (catatan ini bukan proyek bisnis akan tetapi proyek sosial).

Kami mengajak relawan dalam proyek sosial membantu warga sekitar, warga binaan dll untuk membuang sampahnya ke tempat kami dan dapatkan manfaat 8 in 1 sebagaimana di atas dan bayarnya cukup dengan SAMPAH yang anda buang setiap hari.

Mari bergabung bersama AKSI sebagai pelopor kebersihan sekitar dalam program sosial ini. Ajak teman anda untuk bergabung di group AKSI di FB. Mohon berkenan sebarkan AKSI sosial ini di kalangan teman dan relasi anda.

8 manfaat AKSI:

1. Berobat gratis bayarnya cukup dg sampah.
2. Rawat inap gratis bayarnya dg sampah.
3. Dapat jaminan kecelakaan gayarnya dg sampah.
4. Dapat jaminan kematian bayarnya dg sampah.
5. Dapat pensiun bayarnya dg sampah.
6. Dapat THT bayarnya dg sampah.
7. Dapat bantuan pembayaran usng muka KPR.
8. Dapat bantuan uang duka ketika anggota keluarga meninggal dunia.

Semuanya hanya dibayar dengan SAMPAH.

Salam Jaminan Sosial,
Asuransi Klinik Sampah Indonesia
Mohd. AA Hakim, Direktur
M. 08115430880 - 085210032728 (wa, wc, tg, line)

.....

PS. Perusahaan juga bisa undang kami untuk Program Klinik Sampah sebagai Program CSR di perusahaan/ ibu.